Interview with Johan Sumantri

13265978_10207652775174873_2833021293225794321_n

Tepat di Sabtu, 28 Juni 2016 diadakan sebuah event Low Cost Budget yang digagas oleh sekumpulan orang yang berpayung di bawah group facebook Liquid Lokal Murah. Sesuai dengan namanya mereka memiliki tujuan yang diperjuangkan oleh mereka, yaitu menjawab keresahan banyak vapers yang memiliki dana terbatas untuk nge-vape.

Vaping memang bukanlah sebuah barang murah, terutama jika harus diadu oleh rokok konvensional. Sementara banyak orang yang menggunakan media vaping ini sebagai pengalih dari rokok. Dengan dalil bahwa rokok elektrik lebih aman buat tubuh tentunya.

“Berdasarkan pengamatan di lapangan selama beberapa bulan terakhir, jumlahnya mungkin lebih banyak dari pada golongan menengah keatas,” papar Johan Sumantri penggagas dari acara ini,

Johan Sumantri adalah sosok yang pernah saya temui seminggu sebelumnya di Vable sebuah vape shop bilangan Bintaro. Pria bertubuh mungil yang senang membumbui guyonan di sela obrolannya ini menambahkan “Event low cost liquid kami adakan untuk membantu para vapers yang memiliki daya beli rendah untuk membeli liquid. Dan juga untuk membantu para brewer lokal yang memiliki kesamaan visi (Red : liquid enak tidak harus mahal) untuk mempromosikan produk mereka.”

Sebenarnya ada pertanyaan yang bersifat ragu terhadap kualitas liquid lokal murah ini. Jika memang sebotol liquid bisa di ciptakan dengan harga yang terjangkau, apakah bisa pula dijamin keamanannya untuk para vapers ?

“Pertanyaan ini banyak dilontarkan kepada saya pribadi dalam beberapa bulan terakhir dan jawaban saya liquid murah bukan berarti menurunkan kualitas bahan, namun lebih kepada menurunkan margin. Untuk meyakinkan pasar, kami telah bekerjasama dengan beberapa rekan brewer untuk terus melakukan edukasi dan memberikan informasi mengenai bahan-bahan yang seharusnya dipergunakan dalam pembuatan e-liquid ari sisi grade dan bagaimana cara membuat e-liquid dari sisi tehnis brewing,” jelas Johan Sumantri.

“Didalam group liquid lokal murah sendiri saya senantiasa meminta kepada para brewer agar terus menjaga standar mutu dalam pembuatan baik itu masalah kebersihan dan grade bahan, agar liquid lokal murah bukan sekedar menjadi liquid murahan yang membanjiri pasar, namun dapat menjadi liquid yang enak dan memiliki mutu yang baik dalam pengolahannya,” tambahnya

Industri vaping saat ini sedang tumbuh kembang dan beradaptasi dengan segala permasalahan yang ada. Artinya masih banyak yang dibutuhkan oleh komunitas ini supaya industrinya bisa tumbuh dengan baik.

“Yang dibutuhkan industri lokal jelas yang pertama adalah kepastian regulasi dari pemerintah mengenai vaping. Di indonesia, vaping masih dalam wilayah “abu-abu”, hal ini menyulitkan para produsen untuk mendapatkan bahan baku liquid yang akhirnya menyebabkan harga bahan baku menjadi tinggi,” tegas Johan Sumantri.

“Namun bagi saya, tingginya harga bahan baku ini bukan berarti membuat harga liquid menjadi tinggi juga. Dibutuhkan manajemen yang baik dari hulu ke hillir, agar cost yang memang tidak perlu dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan,” imbuhnya.

Soliditas dari komunitas ini juga pastinya diharapkan oleh semua pihak. Karena tanpa itu semua sangatlah sulit untuk bisa meraih kelanggengan di industri yang sedang tumbuh kembang.

“Harapan saya pribadi jelas, ingin agar industri vaping ini makin berkembang dan saya amat berharap agar kedepannya para brewer, distributor, reseller serta vaper lokal dapat bergandengan tangan dalam memajukan serta menjaga kelangsungan industri ini. Dalam setiap industri ada segment pasar, silahkan masing-masing melakukan penetrasi ke segmentnya. Kita cari solusi yang terbaik agar industri ini tetap eksis,” ujar Johan sebagai kalimat penutupnya. (Eko_HC)

Bagaimana cara kami mereview lihat disini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *